Teknologi “Freeze-thaw Awakening Method”

Buah Pisang Teknologi Freeze-thaw Awakening Method

Freeze-thaw awakening method adalah sebuah teknologi rekayasa dibiadang pertanian, sehingga tanaman tropis bisa ditanami di negara non tropis. Teknoligi ini dikembangkan oleh seorang ilmuan asal Jepang dan sudah mendapatkan banyak perhatian. Kita akan membahas lebih lengkap mengenai teknologi ini pada tulisan dibawah.

Melihat gambar diatas kita berpendapat bahwa pisang pada gambar mungkin berasal dari Makasar, Cianjur, Sukabumi atau daerah penghasil pisang lainya. Buah pisang tersebut nyatanya tidak berasal dari Indonesia, ataupun dari negara-negara tropis lainya namun berasal dari negara Jepang. Sebagai mana kita ketahui Negara Jepang bukanlah negara yang ramah untuk ditumbuhi oleh salah satu jenis buah tropis tersebut.

Teknologi pertanian yang baru dikembangkan ini membuat jenis buah tropis sekalipun menjadi bisa ditanam di negara seperti Jepang. Telah mendapat perhatian di seluruh dunia sebagai teknologi impian yang dapat merevolusi sektor pertanian di Bumi. Teknologi ini disebut dengan “Freeze-thaw awakening method”.

Mr. Setsuzo Tanaka adalah seorang manager teknisi yang bertanggung jawab atas pengembangan teknologi ini. Berakar dari kecintaanya dengan tanaman pisang membuatnya memiliki keinginan untuk mengembangkan teknologi kultivasi ini tanaman tropis ini.

Mr. Tanaka memulai penelitian dengan mencoba untuk membekukan benih pisang didalam freezer atau dengan menggunakan nitrogen cair, akan tetapi metode ini gagal. Setelah sekian banyaknya dilakukan trial and error akhirnya beliau menemukan tehnik yang menunjukan keberhasilan. Tehnik ini dilakukan dengan membenamkan benih serta sel pisang kedalam larutan khusus lalu membekukanya dengan suhu dingin yang sangat extrim. Bahkan mencapai suhu dibawah -60o lebih dari enam bulan sebelum menanamnya. Tehnik inilah yang dinamakan dengan tehik “Freeze-thaw awakening method” dimana keadaan lingkungan pembibitan pisang disesuaikan dengan keadaan pada “Ice Age”. Tanaka sukses menciptakan tanaman pisang yang tahan dengan suhu dingin dan telah sukses ditanami di Okayama Prefecture. Suhu cuaca dingin disini bahkan bisa mencapai dibawah suhu beku.

“Freeze-thaw awakening method” dan Keunggulannya

Pisang ini diberi nama “Mongee Bananas” berasal dari kata “mongee” yang artinya adalah “awesome” dalam bahasa dialek prefecture Okayama. Selain bisa ditanam di daerah dengan suhu dingin extreme, tanaman pisang ini bisa lebih cepat tumbuh dan menghasilkan. Diketahui bahwa varietas pisang yang biasanya siap panen ketika berusia 2 atau 3 tahun. Dengan dilakukan modivikasi denga metode ini tanaman pisang tersebut telah bisa menghasilkan buah pada bulan ke enam. Siap untuk dipanen pada bulan ke sembilan dengan kondisi tanah dan lingkungan yang sama. Pisang Mongee ini memiliki cita rasa manis dan kaya, ditanam tanpa penggunaan pestisida sehingga bisa dimakan beserta dengan kulit buahnya.

Freeze-thaw awakening method ini juga bisa diterapkan pada jenis buah tropis lainya. Metode ini masih dikembangkan pada lebih dari 200 jenis varietas tanaman termasuk papaya, jambu, kurma, leci, juga kopi dll.

Keuntungan tehnik ini juga cocok diterapkan di Mongolia yang memang merupakan Negara dengan temperature ekstreme, juga tidak hanya bisa tahan dengan temperature suhu dingin tetapi juga bertahan terhadap suhu panas. Proses pembekuan ini tidak berbahaya dan juga tidak perlu menggunakan pestisida pada saat proses pembudidayaanya.

Post lainya:

Webinar Nasional “Japan Series1”

About Author


jellyfish

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *